Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Saturday, 21 October 2006 • LINGKUNGAN

MATARAM - Selama sebulan terakhir, September 2006, terjadi tiga kali gempa bumi yang dipantau Pusat Gempa Regional III untuk wilayah Balai Besar Meteorologi dan Geofisika Wilayah III di Denpasar. Ketiga kejadian gempa tersebut dua kali dirasakan di Sumbawa Besar berkekuatan 6,6 skala richter (SR), pada tanggal 9 September 2006 yang juga dirasakan   di Karangasem dan Denpasar. 23 Pebruari juga dirasakan gempa satu kali dirasakan di Ruteng, Labuan Bajo, Maumere Flores dan Waingapu di Sumba Nusa Tenggara Timur, bahkan juga Denpasar berkekuatan 5,4 SR.

Selain itu berdasarkan informasi dari Pusat Gempa Nasional (PGN), gempa bumi dirasakan untuk wilayah Indonesia di luar lingkungan PGR III berjumlah 13 (tiga belas) kejadian gempa dengan kekuatannya bervariasi antara 2.7 - 6.2 SR.

Kepala Balai Besar Meteorologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar S. Budiman mengemukakannya melalui email, bahwa  menurutnya, ”Gempa bumi dangkal dengan kekuatan yang besar mempunyai resiko tinggi menimbulkan kerusakan.”

Untuk wilayah Sumbawa, gempabumi dangkal dipicu oleh adanya aktivitas penunjaman lempeng Indo-Austalia terhadap lempeng Eurasia di Samudera Hindia sebelah selatan, serta aktivitas patahan aktif di sebelah utara busur kepulauan Sumbawa.

Ditinjau dari distribusi sebaran pusat gempanya, selama bulan September 2006 didominasi oleh gempa dangkal di sebelah Selatan Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, yang diakibatkan oleh adanya aktivitas penyusupan lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia. Terlihat juga konsentrasi gempa dangkal dengan kekuatan 4.0 < M = 5.0 SR di Samudera Hindia selatan Yogyakarta sekitar pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia.

Konsentrasi gempa juga terlihat di sebelah selatan Banyuwangi, yang didominasi oleh kekuatan gempa di bawah 4.0 Skala Richter. Sebaran gempa dangkal juga terlihat di utara Jawa Timur, Bali dan Lombok, sebagai akibat dari patahan aktif busur belakang.

Sebaran kejadian gempabumi dengan kedalaman menengah dengan kekuatan kurang dari 4.0 Skala Richter tampak lebih banyak terkonsentrasi di Bali - Lombok. Sementara di Samudera Hindia, gempa dengan kedalaman menengah dengan kekuatan 4.0 < M = 5.0 Skala Richter, terkonsentrasi di selatan Jawa Timur dan tersebar juga di Sumbawa.

Gempa-gempa ini biasanya terjadi akibat aktivitas lempeng di kawasan zona Benioff yang menukik pada kedalaman menengah. Sedangkan gempa dalam di atas 300 Km terjadi sebanyak 13 kejadian, tersebar di sekitar pesisir selatan Jawa dan utara Nusa Tenggara.

Penyebab gempa dalam tersebut dikarenakan oleh subduksi lempeng dalam di atas 300 kilometer. Gempa pada tanggal 9 September 2006 diakibatkan oleh karena aktivitas tersebut, spektrum pancaran gelombang seismik yang luas menyebabkan gempa ini juga dapat dirasakan di Sumbawa Besar, Karangasem dan Denpasar meskipun jarak pusat gempanya cukup jauh.

Secara statistik, total kejadian gempa bumi di lingkungan PGR III pada bulan September 2006 terjadi sebanyak 120 kali kejadian dalam berbagai variasi kedalaman dan kekuatan gempa (magnitude). Berdasarkan kekuatannya, banyaknya kejadian gempa bumi selama bulan September 2006 didominasi oleh gempa bumi berkekuatan kurang dari 4.0 skala Richter, yaitu sebanyak 67 kejadian (55.8%). Kemudian disusul oleh gempabumi dengan kekuatan 4.0 <M = 5.0 skala Richter sebanyak 46 kejadian (38.3%), dan gempabumi berkekuatan lebih dari 5.0 skala Richter sebanyak 7 kejadian (5.8%).

Frekuensi gempabumi berdasarkan kedalamannya selama bulan September 2006 didominasi oleh gempa dengan kedalaman dangkal (h<60kilometer) sebanyak 63 kejadian (52.5%) disusul oleh gempa menengah (60=h<300 kilometer), yaitu sebanyak 44 kejadian (36.7%), dan gempa dalam (h=300 kilometer) sebanyak 13 kejadian (10.8%).(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» ENAM TAHUN ANTRIAN CALON JEMAAH HAJI NTB
01/05/2009 02:27 pm | 1 Comment
» GUBERNUR NTB PIMPIN AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA
01/05/2009 01:08 pm | 2 Comments
» PETANI TEMBAKAU VIRGINIA LOMBOK MINTA MINYAK TANAH
01/05/2009 12:38 pm | 1 Comment
» INDONESIA DILECEHKAN INTERNASIONAL
01/05/2009 02:00 am | 1 Comment
» BARU 300 UNIT OMPRONGAN NON MINYAK TANAH
01/04/2009 08:35 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge