Lombok Sumbawa Online
Google
 
Saturday, 21 October 2006 • PARIWISATA

MATARAM - Kamis (19/10), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat (Budpar NTB) bekerja sama dengan belasan wartawan di Mataram membentuk Fokus Grup Diskusi Cipta Pesona NTB. Lembaga tersebut untuk pencitraan melalui berita media massa agar dapat mengundang simpati dan keinginan melakukan kunjungan wisata. Selain itu, Dinas Budpar NTB juga mengajak bermitra Krama/Majelis Adat, Forum Kerja Pondok Pesantren dan pelaku pariwisata.

Kepala Dinas Budpar NTB Muhammad Nur mengemukakan adanya focus grup diskusi tersebut guna mendorong peningkatan peran pariwisata pada struktur ekonomi NTB. ”Visinya, untuk terwujudnya ketahanan budaya dan pariwisata yang berbasis kerakyatan sertawa berwawasan lingkungan,” ujarnya didampingi Wakil Kepala Dinas Budpar NTB Syahbidin Rifainy, sewaktu bertemu wartawan di kantor Dinas Budpar NTB.

Untuk tujuan tersebut, Dinas Budpar NTB memberikan fasilitas menanggung fasilitas yang diperlukan. ”Kalau wartawan tidak tahu apa yang mau ditulis. Kalau tidak dirasa apa yang diketahuinya,” katanya.

Dalam kerangka mengembangkan pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat dan wilayah diperlukan kondisi dinamis yang terkait dengan terintegrasinya pola konstruksi kemitraan diantara berbagai komponen dalam pengembangan pariwisata diantaranya Krama/Majelis Adat, Forum Kerja Pondok Pesantren dan pelaku pariwisata. Juga terciptanya pesona NTB dalam perspektif pariwisata yang berbasis pemberdayaan melalui media massa. Termasuk, terwujudnya dinamika sosial kemasyarakatan yang akrab dengan ranah kepariwisataan.

Destinasi kepariwisataan NTB didisain meliputi bahari, ekowisata, budaya, belanja, ziarah dan religi. Sedangkan lima unggulan daerah wisata di NTB adalah Taman Nasional Rinjani, kawasan Senggigi, Istana Kerajaan Bima dan Dompu, Sumbawa, Moyo dan kesultanannya. ”Peninggalan sejarah ini yang harus kita jual,” ucapnya.

Menurutnya, tiga masalah yang hendak diperoleh adalah pertama, teruwujudnya pariwisata yang berbasis pemberdayaan dalam prospektif kebudayaan dan pelestarian nilai dan lingkungannya. Kedua, terlaksananya aktifitas kepariwisataan yang memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. Dan ketiga, yaitu tersebarnya distribusi informasi kepariwisataan dengan segala kekhususannya yang sekaligus mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisata.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» PELANTIKAN GUBERNUR NTB DITUNDA
08/28/2008 06:16 pm | 2 Comments
» MENDAKI RINJANI YANG CANTIK
08/28/2008 10:45 am | 1 Comment
» INDUSTRI AGRO DI PULAU SUMBAWA
08/28/2008 10:42 am | 3 Comments
» ABDUL MALIK JADI SEKDA NTB
08/27/2008 10:32 am | 4 Comments
» KPUD NTB KAWATIR JADWAL PELANTIKAN GUBERNUR NTB TERPILIH TERGANGGU
08/27/2008 04:29 am | 3 Comments
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge