MATARAM - Gara-gara warga Dusun Tongkek pisah salat Jum’atan, (13/10), seratusan warga dusun yang lain di Desa Kuripan beramai-ramai ngeluruk ke rumah tokoh setempat, Haji Rahmat. Karena didatangi beramai-ramai, warga Dusun Tongkek tersinggung. Namun pengamanan satu peleton polisi Polres Lombok Barat bisa mencegah timbulnya bentrokan.
Semula, warga beberapa dusun mendatangi kantor Camat Kuripan yang menginginkan dipanggilnya tokoh masyarakat Dusun Tongkek. Mereka jengkel setelah pisahnya salat Jum’at yang dilakukan warga Dusun Tongkek di musalanya sendiri. ”Apa alasan salat terpisah sendiri,” kata mereka melontarkan teriakannya.
Namun karena tidak adanya wakil Dusun Tongkek yang datang, maka berbondong-bondong mereka mendatangi rumah bekas Kepala Dusun Haji Rahmat. Ia dinilai bertanggung jawab setelah kekalahan Haji Muktamar dari Dusun Tongkek sewaktu pemilihan sebagai penghulu Desa Kuripan yang dimenangkan Haji Lalu Musayaf. Melihat aksi mereka inilah sejumlah warga Dusun Tongkek pun marah.(supriyantho khafid)


