Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Friday, 13 October 2006 • TRANSPORTASI

MATARAM - Kenaikan tarif penyeberangan kapal feri Lembar - Padangbai akan diberlakukan selepas lebaran Idul Fitri. 1 Nopember nanti, ongkos menyeberang penumpang dan kendaraan bermotor meningkat hingga 15 persen. Dikawatirkan kenaikan tarif ini memicu kenaikan kebutuhan ekonomi daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dipasok dari Surabaya. Perusahaan bus malam juga bakal semakin merugi karena dalam kondisi sekarang ini, untuk bus yang memiliki 33 kursi hanya terisi 25 kursi dan sisa operasionalnya hanya Rp33 ribu.

Direktur Lalu Lintas Angkutan Sungai Danau Penyeberangan Ahmad Syukri menjelaskan bahwa kenaikan tarif tersebut yang pertama dilakukan setelah adanya kenaikan harga bahan bakar minyak. ”Kenaikan tarif ini meringankan beban pengusaha,” ujarnya.

Sebab, hingga kini mereka menanggung biaya BBM tersebut separo dari biaya operasional penyeberangan. Apalagi, seperti yang dikemukakan oleh Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau Penyeberangan Syahwin Hamid, pendapatan perusahaan kapal penyeberangan belum menutupi kebutuhan pembiayaan operasional.

Tetapi pejabat Biro Perekonomian Pemerintah Propinsi NTB Wiwid mencemaskan rencana kenaikan tarif tersebut bisa memicu kenaikan harga kebutuhan ekonomi di NTB yang dipasok dari Surabaya. ”Semua komoditi di sini didatangkan menggunakan lintasan penyeberangan tersebut,” ucapnya.
 
Ketua Bidang Pembinaan Pengusaha Organisasi Angkutan Daerah NTB Marsito yang juga Kepala Cabang DAMRI di Mataram memastikan pendapatan perusahaan bus malam semakin terpuruk. ”Sekarang saja hanya mendapatkan sisa Rp33 ribu,” katanya.
 
Mereka menjelaskan masalah tarif penyeberangan tersebut di kantor Dinas Perbuhungan NTB di Mataram, Kamis (12/10) siang. Di sana dilakukan sosialisasi kenaikan tarif penyeberangan Lembar - Padangbai yang akan diberlakukan mulai 1 Nopember mendatang.
 
Berdasar Peraturan Menteri Perhubungan No.KM.46 Tahun 2006 Tanggal 26 September 2006 tentang Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Propinsi, yang semula ongkos menyeberang penumpang dari Lembar Lombok Barat ke Padangbai Bali kelas ekonomi dewasa Rp20.500 naik menjadi Rp24.000 dan kelas ekonomi anak dari Rp13.000 menjadi Rp15.000. Sedangkan kendaraan mulai golongan I (sepeda motor) dari Rp28.000 menjadi Rp33.000 dan bus yang semula tarifnya Rp443.000 menjadi Rp493.000.
    
Adapun kondisi penyeberangan di Indonesia, disebutkan oleh Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau Penyeberangan Syahwin Hamid yang juga Direktur Utama PT Jembatan Laut,  hanya 20 persen dari 192 lintasan penyeberangan feri yang statusnya komersial. Lainnya masih berupa lintasan perintis. ”Yang komersial pun belum memberikan keuntungan perusahaan yang melayani lintasan tersebut,” ucapnya kepada LombokNews. Tujuan penyeberangan masih status membuka isolasi daerah.

Sampai saat ini yang merupakan lintasan komersial masih terbatas diantaranya adalah Merak-Bakahuni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Ujung-Kamal. Adapun jumlah kapal penyeberangan yang melayaninya 220 unit milik lebih 15 perusahaan yang kondisinya masih prihatin. Saat ini tarifnya belum melebihi biaya pokok operasional. Diharapkan pemerintah akan menetapkan lagi kenaikan  tarif penyeberangan sehingga akhir 2007 bisa dicapai.(supriyantho khafid)

1 Comment »
  • tarif mibil pribadi (xenia) berapa ?

    Comment by kama wahyono — September 9, 2009 @ 12:58 am

  • Leave a comment








    Recent Comments
    » Lima Buku Mendukung Pariwisata NTB
    11/21/2014 09:28 pm | 1 Comment
    » KOMUNITAS KAMPUNG MEDIA DI NTB
    11/05/2014 02:16 pm | 10 Comments
    » 311.394 PELANGGAN LISTRIK TIDAK TERKENA KENAIKAN TDL
    10/29/2014 12:27 am | 1 Comment
    » NTB Siap Menjadi Destinasi Syariah
    10/28/2014 10:29 pm | 1 Comment
    » DPRD NTB SUDAH TETAPKAN PERSETUJUAN PROVINSI PULAU SUMBAWA
    10/24/2014 06:42 am | 3 Comments
    Lomboknews.com - 2012 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com