Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Friday, 13 October 2006 • TRANSPORTASI

MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Serinata meminta para supir di Bima dan daerah lainnMATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Serinata meminta para supir di Bima dan daerah lainnya di NTB menolak menjalankan kendaraan angkutan penumpang utamanya bus malam apabila tidak dilengkapi peralatan yang ditetapkan untuk keselamatan perjalanan arus mudik lebaran. Pemerintah Propinsi NTB akan merazia kendaraan yang tidak dilengkapi kesempurnaan perlengkapannya.

”Kalau kurang layak, supir sebenarnya bisa menolak bawa kendaraannya,” ujar Lalau Serinata mengingatkan rawannya perjalanan arus mudik lebaran apabila kendaraannya tidak memenuhi ketentuan yang diberlakukan pemerintah.

Kepada Bupati Bima Ferry Zulkarnaen sudah diminta secara lisan agar minus 5-10 hari lebaran memeriksa bus malam yang banyak mengangkut penumpang dari dan ke Bima hingga Jawa. ”Khusus bupati Bima, saya sudah minta memeriksa setia unit bus malam,” ucapnya. Sebab, rute Bima ke Jawa cukup ramai penumpangnya yang melakukan perjalanan mudik.
 
Selama mudik lebaran, Serinata yang melakukan sidak setiap tahunnya selalu mendapati bus malam dari Bima, Dompu, Sumbawa dan Mataram tujuan Jawa selalu ada yang ditemukan menggunakan ban vulkanisiran, tidak adanya alat keselamatan seperti palu untuk memecahkan kaca hingga obat-obatan sebagai isi kotak PPPK.

Pertamina Ampenan di Lombok juga menyiapkan premium untuk mengatasi kemungkinan terjadinya kelangkaan. Persedian yang tersisa dua hari, Rabu (11/10) ditambah 1.400 kiloliter yang bisa menyuplai kebutuhan masyarakat selama empat hari mendatang. Nantinya, akan datang kembali suplai yang ditunggu dari terminal transfer Manggis di Karang Asem Bali yang sudah memiliki persediaan 30.000 kiloliter. ”Mudah-mudahan cuaca bersahabat. Tidak menghalangi merapatnya kapal tanker pembawa premium,” kata Kepala Depo Pertamina Ampenan Shodikun Syahroni.

Pekan lalu, Depo Pertamina Ampenan mengalami kesulitan suplai premium untuk 28 SPBU yang tersebar di pulau Lombok karena tanker tidak bisa merapat hingga ujung pipa pengisian. ”Gelombang cukup besar menghalangi kapal mendekat ke pantai, ” ucapnya.(supriyantho khafid)
ya di NTB menolak menjalankan kendaraan angkutan penumpang utamanya bus malam apabila tidak dilengkapi peralatan yang ditetapkan untuk keselamatan perjalanan arus mudik lebaran. Pemerintah Propinsi NTB akan merazia kendaraan yang tidak dilengkapi kesempurnaan perlengkapannya. ”Kalau kurang layak, supir sebenarnya bisa menolak bawa kendaraannya,” ujar Lalau Serinata mengingatkan rawannya perjalanan arus mudik lebaran apabila kendaraannya tidak memenuhi ketentuan yang diberlakukan pemerintah. Kepada Bupati Bima Ferry Zulkarnaen sudah diminta secara lisan agar minus 5-10 hari lebaran memeriksa bus malam yang banyak mengangkut penumpang dari dan ke Bima hingga Jawa. ”Khusus bupati Bima, saya sudah minta memeriksa setia unit bus malam,” ucapnya. Sebab, rute Bima ke Jawa cukup ramai penumpangnya yang melakukan perjalanan mudik. Selama mudik lebaran, Serinata yang melakukan sidak setiap tahunnya selalu mendapati bus malam dari Bima, Dompu, Sumbawa dan Mataram tujuan Jawa selalu ada yang ditemukan menggunakan ban vulkanisiran, tidak adanya alat keselamatan seperti palu untuk memecahkan kaca hingga obat-obatan sebagai isi kotak PPPK. Pertamina Ampenan di Lombok juga menyiapkan premium untuk mengatasi kemungkinan terjadinya kelangkaan. Persedian yang tersisa dua hari, Rabu (11/10) ditambah 1.400 kiloliter yang bisa menyuplai kebutuhan masyarakat selama empat hari mendatang. Nantinya, akan datang kembali suplai yang ditunggu dari terminal transfer Manggis di Karang Asem Bali yang sudah memiliki persediaan 30.000 kiloliter. ”Mudah-mudahan cuaca bersahabat. Tidak menghalangi merapatnya kapal tanker pembawa premium,” kata Kepala Depo Pertamina Ampenan Shodikun Syahroni. Pekan lalu, Depo Pertamina Ampenan mengalami kesulitan suplai premium untuk 28 SPBU yang tersebar di pulau Lombok karena tanker tidak bisa merapat hingga ujung pipa pengisian. ”Gelombang cukup besar menghalangi kapal mendekat ke pantai, ” ucapnya.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Random News