Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Monday, 18 September 2006 • DAERAH

MATARAM - Sebulan pulang dari Malaysia sebagai TKI, Musran, 27 tahun, warga Batu Kumbung Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat menjadi linglung. Selama tiga hari menghilang dari rumahnya, kedapatan berada di atas pohon kelapa setinggi 20 meter di dusun Punikan – dusun sebelah kampung Batu Kumbung.

Proses evakuasi Musran tidak mudah karena cukup lama harus dibujuk agar bersedia turun. Kemudian melibatkan sekitar 50an warga setempat di kampung Punikan, berjarak  700 meter dari Batu Kumbung, polisi dibantu mahasiswa pencinta alam Universitas Mataram berhasil mengevakuasi Musran Senin (18/9) dinihari, sekitar pukul 02.00 Waktu Indonesia Tengah.

Amaq Irun, paman Musran mengatakan, keponakannya memang agak terganggu ingatan setelah pulang sebagai TKI dari Malaysia, sebulan lalu. Di Malaysia Musran bekerja di ladang kelapa sawit. Waktu pulang dia menjelaskan kehilangan semua uang dan barang bawaan. Dia kelihatan stres. Terus dia sempat hilang. ”Ternyata dia di pohon itu. Kata orang sudah tiga hari dia disana, ” kata Amaq Irun.

Ia baru bisa dievakuasi setelah pihak keluarganya melaporkan ke Polsek Lingsar, Minggu (17/9) malam. Pihak keluarga langsung mengantarkan Musran untuk dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Selagalas Mataram untuk dirawat.

Kapolsek Lingsar Ajun Inspektur Satu Samsul Rizal menjelaskan bahwa Musran dikabarkan hilang sejak 12 hari lalu. Ternyata ia kemudian ditemukan sebagai orang yang tidak dikenal memanjat kelapa di kampung Punikan. ”Dia tidak mau turun. Karena laporan itu kami cek ternyata benar, dia Musran yang sedang dicari keluarganya,” ujarnya.

Musran diduga mengalami stres karena ketidak berhasilannya untuk kedua kalinya sebagai TKI di Malaysia. Pria berbadan kurus itu sewaktu pertama kali bekerja di Malaysia, berhasil membangun rumah. Tetapi dalam kepergiannya sebagai TKI yang kedua kalinya, tidak menghasilkan. Malahan mengaku kehilangan uang dan barang bawaannya.

Direktur Yayasan Panca Karsa Endang Susilowati mengemukakan kasus TKI terganggu ingatan cukup banyak terjadi di Lombok. Yayasan Panca Karsa Mataram, mencatat sedikitnya ada 80 kasus terganggu dan hilang ingatan sepanjang 2006 ini. Dua bulan lalu telah mengantarkan empat orang TKI yang hilang ingatan ke Rumah Sakit Jiwa. ” Penyebabnya hampir sama, mereka stres karena menjadi TKI tidak menghasilkan apa-apa,” ucap Endang.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» LALU SERINATA MENOLAK DIBAWA KE KEJARI MATARAM
11/27/2008 03:47 pm | 10 Comments
» KPI CEGAH TAYANGAN KEBANCI-BANCIAN
11/26/2008 09:36 pm | 1 Comment
» PEJABAT TERLAMBAT DATANG, PINTU RUANGAN DITUTUP
11/26/2008 06:25 pm | 3 Comments
» BEASISWA NEWMONT NUSA TENGGARA UNTUK 8.493 SISWA
11/26/2008 01:26 pm | 3 Comments
» PNS SE NTB DIPERIKSA KESEHATANNYA
11/25/2008 09:18 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge